
Ilustrasi Les Bahasa Privat Dengan Siswi: pngtree
Pernah nggak sih kamu merasa sudah belajar bahasa Inggris bertahun-tahun, hafal banyak kosakata, paham grammar, tapi tetap merasa “kurang natural” saat ngomong? Kalimatmu benar, strukturnya rapi, tapi entah kenapa masih terdengar kaku. Seolah-olah orang langsung tahu, “Oh, ini bukan native speaker.”
Kalau kamu pernah merasakan hal itu, tenang. Kamu nggak sendirian.
Banyak pembelajar bahasa Inggris mengalami hal yang sama. Masalahnya bukan di kemampuan dasar, tapi di satu hal penting: penguasaan idiom. Native speaker sangat sering menggunakan idiom dalam percakapan sehari-hari. Tanpa sadar, mereka menyelipkannya dalam obrolan santai, presentasi, bahkan diskusi akademik ringan.
Nah, supaya kamu bisa terdengar lebih natural, lebih percaya diri, dan nggak “terlalu textbook”, berikut 10 idiom bahasa Inggris yang wajib kamu kuasai.
1. Break the Ice
Artinya: Mencairkan suasana
Digunakan saat suasana terasa canggung.
Contoh:
“He told a joke to break the ice at the meeting.”
Kalau kamu sering grogi saat mulai ngobrol, idiom ini akan sering kamu dengar.
2. Piece of Cake
Artinya: Sangat mudah
Contoh:
“Don’t worry, the test was a piece of cake.”
Daripada bilang “very easy”, native speaker lebih sering pakai ini.
3. Hit the Books
Artinya: Belajar dengan serius
Contoh:
“I need to hit the books tonight. I have an exam tomorrow.”
Cocok banget buat kamu yang lagi persiapan IELTS atau TOEFL.
4. Under the Weather
Artinya: Sedang tidak enak badan
Contoh:
“I’m feeling under the weather today.”
Lebih natural daripada “I’m sick”.
5. Spill the Beans
Artinya: Membocorkan rahasia
Contoh:
“Come on, spill the beans! What happened?”
Sering dipakai dalam obrolan santai.
6. Cost an Arm and a Leg
Artinya: Sangat mahal
Contoh:
“That laptop costs an arm and a leg.”
Ekspresif dan terdengar hidup.
7. On the Same Page
Artinya: Sepemahaman
Contoh:
“Let’s make sure we’re on the same page.”
Banyak dipakai di dunia kerja dan akademik.
8. Once in a Blue Moon
Artinya: Jarang sekali
Contoh:
“I eat fast food once in a blue moon.”
Lebih menarik daripada “rarely”.
9. Hit the Nail on the Head
Artinya: Tepat sasaran
Contoh:
“You really hit the nail on the head with that answer.”
Cocok saat memuji pendapat seseorang.
10. Keep an Eye On
Artinya: Mengawasi
Contoh:
“Can you keep an eye on my bag?”
Idiom ini sangat sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari.
Kenapa Idiom Penting Banget?
Menguasai idiom bukan cuma soal gaya. Lebih dari itu, idiom membantu kamu:
- Terdengar lebih natural
- Lebih percaya diri saat berbicara
- Lebih mudah memahami film, podcast, dan native speaker
- Meningkatkan skor speaking dan writing
- Lebih siap untuk lingkungan internasional
Tanpa idiom, bahasa Inggrismu mungkin benar, tapi terasa “kering”. Dengan idiom, bahasamu jadi lebih hidup.
Tapi… Menghafal Idiom Saja Nggak Cukup
Banyak orang semangat menghafal idiom, tapi bingung saat harus memakainya. Akhirnya, idiom cuma jadi hafalan, bukan kebiasaan.
Padahal, kunci utama agar idiom benar-benar “nempel” adalah latihan dalam konteks akademik dan komunikasi nyata. Kamu perlu lingkungan yang mendukung, mentor yang membimbing, dan materi yang terstruktur.
Di sinilah peran pembelajaran yang tepat menjadi sangat penting.
Belajar Lebih Terarah Bersama Gooders
Kalau kamu serius ingin meningkatkan kemampuan bahasa Inggris, bukan hanya untuk ngobrol, tapi juga untuk kebutuhan akademik dan global, kamu bisa mempertimbangkan Gooders.
Gooders merupakan platform pembelajaran bahasa Inggris dan pendampingan akademik yang dirancang untuk menjawab kebutuhan generasi global. Seluruh program Gooders disusun secara sistematis, serta didampingi oleh mentor profesional yang berpengalaman di bidang pengajaran bahasa Inggris, tes internasional, dan pendampingan studi lanjut.
Pendekatan pembelajaran di Gooders tidak hanya berorientasi pada pencapaian skor, tetapi juga pada penguatan kompetensi akademik, kepercayaan diri, dan kesiapan global peserta.
Salah satu program unggulannya adalah Basic Academic English, program fondasi yang dirancang untuk membangun kemampuan bahasa Inggris akademik secara menyeluruh dan berjenjang. Program ini sangat cocok bagi peserta pemula, mahasiswa, maupun calon peserta TOEFL/IELTS yang ingin memperkuat dasar bahasa Inggris sebelum mengikuti kelas tingkat lanjut.
Materinya mencakup:
- Academic vocabulary
- Struktur kalimat akademik
- Pemahaman teks ilmiah
- Dasar academic writing
- Keterampilan presentasi akademik
Semua disusun berdasarkan kebutuhan akademik nyata dan dibimbing oleh mentor dengan pengalaman internasional. Pendekatan pembelajarannya menekankan praktik aktif, diskusi, dan refleksi, sehingga kamu tidak hanya paham teori, tapi juga mampu menggunakan bahasa Inggris secara fungsional.
Kalau kamu tertarik, kamu bisa langsung daftar melalui link berikut:
👉 https://form.jotform.com/higooders/daftargooders
Mulai Dari Sekarang, Jangan Tunggu “Nanti”
Belajar idiom, meningkatkan speaking, memperbaiki academic English—semua itu butuh proses. Tapi proses itu harus dimulai sekarang, bukan nanti.
Mulailah dari hal kecil:
- Gunakan satu idiom setiap hari
- Tonton film tanpa subtitle sesekali
- Catat idiom baru
- Latihan berbicara
- Ikut program yang terarah
Ingat, kamu tidak harus sempurna. Kamu hanya perlu konsisten.
Dengan menguasai idiom, melatih kemampuan akademik, dan berada di lingkungan yang tepat, kamu bisa naik level dari “bisa bahasa Inggris” menjadi “percaya diri berbahasa Inggris”.
Dan suatu hari nanti, ketika kamu ngobrol dengan orang asing dan mereka berkata,
“Wow, your English sounds so natural,”
kamu akan tahu: semua usaha ini benar-benar sepadan. 💪✨